Education

SMIE is contributing to nation’s education by preparing qualified young generations. Educare in Caritatem, which have meaning of Educating with Love, is a motto which held firmly by Stella Maris in its roles of education to people based on Christian value

Agar Anak Ketagihan Membaca Lakukan Cara Ini


14 Feb 2018

Di jaman yang serba menggunakan teknologi saat ini, jumlah anak yang memiliki ketertarikan untuk membaca buku secara fisik sangatlah berkurang. Kebanyakan akan memilih untuk mencari informasi maupun pengetahuan melalui internet daripada mencarinya di perpustakaan seperti ensiklopedia, majalah maupun buku. Untuk menumbuhkan kembali minat membaca anak diperlukan langkah-langkah tepat yang dapat dilakukan baik dari pihak sekolah dan juga dukungan dari orang tua di rumah. Berikut ini adalah cara-caranya:

  1. Biasakan bacakan buku sejak anak lahir: Anak yang diajarkan membaca sejak dini sangat mempengaruhi kemampuan anak membaca di masa depan. Mengenalkan anak untuk membaca buku sejak anak lahir akan membangun sebuah kebiasaan di alam bawah sadarnya. Mulailah dengan cerita-cerita ringan pengantar sebelum tidur.
  2. Ajak ke toko buku/perpustakaan: Untuk menumbuhkan minat anak membaca, perlu ada suatu waktu dimana mereka dibawa langsung ke toko buku atau perpustakaan. Biarkan mereka mengeksplor seluruh bagian rak buku, dan mengambil buku yang mereka benar-benar sukai. Bimbing mereka dan dukung mereka untuk dapat membaca buku pilihan mereka.
  3. Dorong anak untuk menceritakan apa yang mereka baca: Meminta anak untuk bercerita kembali tentang sesuatu yang telah dibaca membuat mereka lebih akrab dengan bahasa dan tutur kata. Dengan meminta mereka menceritakan kembali, akan membuat mereka antusias. Cara kita sebagai pembimbing/pendidik dalam berkomunikasi dengan anak sangat dibutuhkan dalam proses menumbuhkan minat baca.
  4. Hilangkan penghambat minat: Penghambat minat baca bisa seperti segala macam teknologi seperti handphone, tablet, televisi, dan lain sebagainya yang membuat mereka cenderung untuk malas membaca buku secara fisik. Bukan berarti tidak boleh sama sekali, hanya saja perlu dibatasi. Terlebih anak-anak mudah mengakses segala hal informasi yang bahkan belum sesuai dengan usia mereka.
  5. Tukar buku dengan teman: Buat sebuah aktivitas di sekolah dimana anak-anak dapat bertukar buku dengan teman-teman sekelas, mereka dapat membacanya di jam membaca maupun dapat mereka bawa pulang ke rumah.
  6. Ciptakan perpustakaan kecil di kelas: Buatlah pojok membaca kecil di ruang kelas atau di rumah, tidak harus besar dan megah. Yang penting buatlah pojok membaca itu menjadi tempat senyaman mungkin untuk anak-anak sehingga mereka pun akan merasa lebih bersemangat membaca.
*) Disadur dari berbagai sumber