Education

SMIE is contributing to nation’s education by preparing qualified young generations. Educare in Caritatem, which have meaning of Educating with Love, is a motto which held firmly by Stella Maris in its roles of education to people based on Christian value

TEATER SEKOLAH MENJADI SARANA BELAJAR SISWA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER


11 Dec 2017

Karakter sebuah bangsa adalah faktor yang sangat penting dalam menentukan identitas atau jati diri sebuah bangsa. Identitas tersebut yang menandakan eksistensi bangsa di lingkungan internasional. Dan adalah sangat penting bahwa setiap elemen bangsa dapat mempertahankan karakter bangsa yang dimulai dari masing-masing individu demi jati diri dan kehormatan bangsa. Penanaman karakter menjadi tugas utama baik dari lingkungan keluarga dan juga pihak sekolah. Dan penanaman karakter yang dapat dilakukan oleh pihak sekolah sebagai tempat menuntut ilmu bisa melalui berbagai media dan kegiatan, salah satunya adalah kegiatan kelas teater. Mengapa teater?

Seni teater di sekolah perlu semakin digalakkan seiring program penguatan karakter. Teater dinilai tidak hanya menyajikan aspek seni, tapi juga efektif untuk membentuk kepribadian pada diri siswa. Siswa dapat lebih mengenal lebih dalam mengenai karakter-karakter manusia yang baik dan buruk. Secara tidak langsung sambil bermain peran, siswa pun dapat sambil belajar mendalami karakter yang diperankan. Di dalam teater terdapat transformasi nilai-nilai yang berkaitan dengan pendidikan karakter, seperti nilai-nilai tradisi kejujuran, kedisiplinan, toleransi, kemanusiaan. Selain nilai-nilai tersebut, selama proses berlatih teater pun siswa – siswa dilatih untuk berpikir kreatif dan kritis. Kegiatan seperti ini pun dapat melatih siswa-siswa tidak hanya untuk menumbuhkan jiwa seni dalam diri mereka, namun juga menanamkan sikap yang lebih terbuka, percaya diri, komunikatif dan berani dalam berekspresi.

 

Selain untuk sebagai media pengembangan karakter siswa, memiliki kegiatan teater sebagai kegiatan sekolah memiliki manfaat yang lain:

  1. Sarana edukasi sejarah bagi masyarakat
  2. Sarana menyampaikan pesan moral tentang kehidupan
  3. Meningkatkan percaya diri
  4. Meningkatkan kemampuan bersosialisasi
  5. Memperkenalkan ritual dalam suatu adat istiadat sebuah budaya