23Jan

Peresmian Stella Maris School Cikupa

23 Januari 2017 menjadi sebuah momen bersejarah dimana Stella Maris School kembali melebarkan sayap di dunia pendidikan untuk berperan aktif memberikan pendidikan berkualitas pada masyarakat luas. Setelah sebelumnya di tahun 2009 Stella Maris School membuka cabang di Pantai Indah Kapuk dan Jambi, kini kami telah hadir di Cikupa untuk memberikan pelayanan pendidikan dan menciptakan lulusan-lulusan berkualitas sesuai dengan visi Stella Maris yaitu “To be the best school in Indonesia that prepares high quality of graduates based on Christian values”. Dengan diresmikannya Stella Maris School Cikupa ini menandakan bahwa kami telah resmi beroperasi dan menerima pendaftaran siswa baru di Tahun Ajaran 2017-2018. Peresmian Stella Maris School Cikupa dihadiri oleh para kepala unit/divisi baik dari unit akademik maupun manajemen serta Bapak Michel Senjaya selaku Direktur dan Bapak Pierre Senjaya selaku Wakil Direktur SMIE.

Stella Maris School Cikupa sendiri hadir untuk jenjang Kelompok Bermain (KB) / Taman Kanak-kanak (TK) dengan memakai kurikulum nasional. Lalu, kenapa harus memilih Stella Maris School Cikupa? Stella Maris School Cikupa memfokuskan diri pada pengembangan anak, memiliki pendekatan Montessori, dan membekali anak dengan entrepreneurship skill. Dimana dalam fokus pengembangan kemampuan, anak didorong untuk dapat mengamati, bertanya, menalar, mencoba dan mengkomunikasikan apa yang dipelajari sehingga memiliki mental kesiapan belajar. Sementara pendekatan Montessori membantu anak dalam mengembangkan tingkat intelektual, psikomotor dan efektif yang ada pada diri mereka; mengajarkan anak cara belajar efektif dan optimal sambil bermain, anak pun diajarkan untuk dapat berkonsentrasi dan berkreasi. Untuk bekal entrepreneurship skill anak dibekali karakter mandiri, menghargai orang lain, memiliki rasa ingin tahu dan peduli ditanamkan pada anak melalui pembiasaan di setiap kegiatan untuk membentuk kesiapan belajar, kemampuan akademis dan non-akademis siswa pun dikembangkan sesuai dengan usianya dari talenta mereka diasah dengan tetap memperhatikan sisi psikologis.