Spiritual

SMIE is one of the Catholic educational institutions that promote a balance between science and spiritual values, in order to form a good character. We confronted spiritual values based on Christian faith as the basis to achieve intellectual

Prinsip Pendidikan Sekolah Katolik


10 Nov 2017

Pendidikan anak memang pertama-tama merupakan tanggung jawab orang tua, namun sekolah maupun Gereja, juga terlibat di dalamnya. Pentinglah bagi kita semua untuk memberikan perhatian kepada masalah pendidikan anak, karena kita semua bertanggung jawab untuk membekali generasi penerus kita dengan pengetahuan dan iman, agar mereka kelak dapat menjadi orang-orang yang tidak hanya pandai, namun juga berhati mulia sebagai anak-anak Tuhan. Anak-anak perlu diarahkan agar tidak hanya memikirkan kepentingan diri sendiri tetapi kepentingan orang lain juga; agar mereka tidak hanya mengejar kebaikan dalam kehidupan di dunia ini, tetapi juga di kehidupan yang akan datang.

Pihak Vatikan melalui Kongregasi untuk Pendidikan Katolik mengeluarkan suatu dokumen yang berjudul The Catholic School (Sekolah Katolik) yang menjabarkan tentang garis-garis besar sehubungan dengan pendidikan Katolik. Secara mendasar, ciri Katolik dari suatu sekolah Katolik nampak dalam konsep Kristiani tentang hidup yang terpusat pada Kristus. ((Sacred Congregation for Catholic Education, The Catholic School, 10)) Maksudnya adalah, Kristus menjadi pondasi dari kegiatan pendidikan di sekolah Katolik, dan Kristus memberikan arti yang baru bagi hidup dan membantu semua pihak yang terlibat dalam kegiatan belajar mengajar untuk mengarahkan diri mereka kepada Kristus, sesuai ajaran Injil. Sekolah-sekolah Katolik mempunyai tugas untuk melengkapi pembentukan Kristiani dari para muridnya. Tugas ini menjadi penting dewasa ini, karena tugas pembentukan anak-anak tidak lagi dapat secara memadai diberikan oleh keluarga dan masyarakat. ((Lih. The Catholic School, 12)). Maka berikut ini adalah ciri-ciri khas sekolah Katolik, yang memberikan identitas Katolik kepada suatu sekolah:

  1. Diinspirasikan oleh visi adikodrati: Tujuan pendidikan adalah untuk membentuk anak-anak agar dapat menjadi warga yang baik bagi dunia, dengan mengasihi Tuhan dan sesamanya dan memperkaya masyarakat dengan ragi Injil, dan yang kelak akan menjadi warga Kerajaan Surga. Dengan demikian, tujuan pendidikan terarah kepada pembentukan anak-anak agar mereka dapat  memenuhi panggilan hidup mereka untuk menjadi orang-orang yang kudus, yaitu untuk menjadi seperti Kristus. Visi Kristiani ini harus dimiliki oleh seluruh komunitas sekolah, agar nilai-nilai Injil dapat diterapkan sebagai norma-norma pendidikan di sekolah.
  2. Didirikan atas dasar antropologi Kristiani: Iman Katolik mengajarkan bahwa rahmat Allah menyempurnakan kodrat, “grace perfects nature“. Dalam hidup manusia ada kesatuan antara hal-hal yang sifatnya kodrati dan adikodrati. Maka penting bagi semua pendidik untuk mempunyai pemahaman akan kepribadian manusia yang utuh, baik ditinjau dari hal jasmani maupun rohani. Para pendidik perlu membentuk anak didik mereka agar mencapai kesempurnaan baik dari segi lahiriah maupun rohaniah. Maka dalam proses pembentukan karakter anak di sekolah- yang melibatkan orang tua, guru, para staf pengajar, pengurus maupun komite- harus memahami apakah artinya manusia itu. Tentang hal ini Gereja mengajarkan:

2.1.   Pendidikan Katolik berfokus kepada manusia secara keseluruhan.

2.2.   Pendidikan Katolik menekankan hak-hak asasi manusia, martabat sebagai anak Tuhan, solidaritas dan kasih.

2.3.   Sekolah Katolik bertugas menyatukan para muridnya dalam Kristus.

3. Dihidupi oleh kesatuan persekutuan dan komunitas:

3.1.   Sekolah Katolik sebagai suatu komunitas iman untuk mewujudkan nilai-nilai Kristiani.

3.2.   Sekolah Katolik harus merupakan sekolah dengan atmosfir kekeluargaan.

3.3.   Sekolah Katolik harus melibatkan para orang tua dalam proses pendidikan.

3.4.   Sekolah Katolik adalah sekolah yang menerapkan/menekankan dialog yang wajar.

3.5.   Sekolah Katolik adalah komunitas pendidikan yang bercirikan Katolik.

 

Bersambung…