Spiritual

SMIE is one of the Catholic educational institutions that promote a balance between science and spiritual values, in order to form a good character. We confronted spiritual values based on Christian faith as the basis to achieve intellectual

Terjadilah Padaku Menurut Perkataan-Mu


09 Mar 2018

Dalam suasana pertobatan, Gereja merayakan Kabar Sukacita, yang dihitung Sembilan bulan Yesus dikandung sebelum perayaan hari kelahiran-Nya pada 25 Desember. Pesan-pesan hari raya ini sangat tepat kita renungkan pada masa Prapaskah ini.

Pertama, keberanian Maria untuk menerima pilihan mengandung Yesus. Mengandung di luar hubungan sah suami istri pada masa itu merupakan sebuah dosa dan kejahatan yang hukumannya ialah dirajam sampai mati. Dalam masa Prapaskah yang penuh rahmat ini, Tuhan juga memilih kita untuk berani mengimani, mengandung dan menghayati kehidupan Yesus dalam hidup kita. Beranikah kita menerima pilihan Tuhan atas diri kita ini? Beranikah kita menepis segala perhitungan kita akan segala resikonya dan berserah bersama Maria: “Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataan-Mu”?

Kedua, pilihan Tuhan atas diri kita senantiasa juga mengandung perutusan yakni tanggap akan kebutuhan orang yang ditunjukkan Tuhan kepada kita. Malaikat memberitahukan Maria bahwa Elisabet sanaknya sedang mengandung pada masa tuanya. Siapakah orang-orang berkebutuhan yang ditunjukkan Tuhan kepada saya? Maukah saya menanggapi kebutuhannya dengan meninggalkan kenyamanan saya? Mungkin mereka itu sadara-saudari selingkungan yang selama ini saya abaikan.

 

Tuhan, aku bersyukur Engkau memilih aku untuk mengandung Putra-Mu dalam diriku, terlebih saat aku mendengarkan sabdaMu dalam Kitab Suci dan menyambut TubuhNya dalam ekaristi. Doronglah aku juga untuk tanggap pada sesama di sekitarku. Amin.

 

Disadur dari Ziarah Batin 2018